Welcome to my Blog

hanya sebuah blog sederhana dari seorang
pemula dan seorang pembelajar,
mencintai BIOLOGI adalah mencintai
dan mensyukuri keindahan,
keajaiban
serta keagungan Sang Maha Pencipta...
maka belajar terus adalah sebuah proses
yang menyelaraskan semuanya.

CLONING GEN




1. Penyisipan fragmen DNA ke dalam plasmid dari cloning vektor

2.  Plasmid dari kloning vektor berisi DNA rekombinan (chimoera) masuk ke host cell







3.  Vektor yang berisi DNA rekombinan mengalami pembelahan 
4,5.  Seleksi dan identifikasi klon bakteri yang mengandung DNA rekombinan
Gen menjadi dasar dalam pengembangan penelitian genetika meliputi pemetaan gen, menganalisis posisi gen pada kromosom.
Hasil penelitian telah berkembang baik diketahuinya DNA sebagai material genetik beserta strukturnya, kode-kode genetik serta proses transkripsi dan translasi dapat dijabarkan.
Suatu penelitian yang merupakan revolusi dalam Biologi modern adalah setelah munculnya metode teknologi DNA rekombinasi atau rekayasa genetika yang inti prosesnya adalah kloning gen yaitu suatu prosedur untuk memperoleh replika yang dapat sama dari sel atau organisme tunggal.


Langkah-langkah dasar Kloning Gen
Ada beberapa langkah dasar dalam Kloning Gen yaitu sebagai berikut :
1. Suatu frkmen DNA yang mengandung gen yang akan diklon diinsersikan pada molekul DNA 

    sirkular yang di sebut vektor untuk menghasilkan chimoera atau molekul DNA rekombiner.
2. Vektor bertindak sebagai wahana yang membawa gen masuk kedalam sel tuan rumah

    ( host ) yang biasanya berupa bakteri, walaupun sel-sel jenis lain dapat di gunakan.
3. Didalam sel host, vektor mengadakan replikasi menghasilkan banyak kopi atau turunan 

    yang identik, baik vektornya sendiri maupun gen yang dibawanya.
4. Ketika sel host membelah, kopi molekul DNA rekombinasi diwariskan pada progeni dan 

    terjadi replikasi vektor selanjutnya.
5. Setelah terjadi sejumlah besar pembelahan sel, maka dihasilkan koloni atau klon sel host 

    yang identik. Tiap-tiap sel dalam klon mengandung satu kopi atau lebih molekul DNA
    rekombinasi dengan demikian dikatakan bahwa gen yang dibawa oleh molekul 
    rekombinasi telah diklon.

Wahana dan ketrampilan dasar untuk Kloning Gen
Komponen penting dalam eksperimen kloning gen adalah wahana yang
membawa gen masuk sel tuan rumah dan bertanggung jawab atas replikasinya.
Untuk dapat bertindak sebagai wahana suatu molekul DNA harus mampu memasuki
sel tuan rumah serta dapat mengadakan replikasi untuk menghasilkan kopi dalam
jumlah besar.
Dua jenis molekul DNA alamiah yang memenuhi persyaratan tersebut adalah :
1. Plasmid, merupakan molekul DNA sirkuler yang terdapat dalam bakteri dan
berbagai organisme lain. Plasmid dapat melakukan replikasi dengan tidak
tergantung pada kromosom sel tuan rumah.
2. Krimosom virus, terutama bakteriofog, yaitu virus yang harus menginfeksi
bakteri pada waktu infeksi molekul DNA bakteriofog diinfeksikan ke dalam sel
tuan rumah, dan kemudian DNA ini mengalami replikasi.
Molekul DNA plasmid dan bakteriofog mempunyai sifat-sifat dasar yang
ditentukan sebagai wahana kloning, namun sifat ini tidak berguna tanpa adanya
tehnik-tehnik eksperimen untuk manipulasi molekul DNA di dalam laboratorium.
Ketrampilan dasar untuk melakukan kloning secara sederhana adalah :
1. Preperasi sampel DNA murni
2. Pemotongan DNA murni
3. Analisis ukuran fragmen DNA
4. Penggolongan molekul DNA
5. Memasukan molekul DNA ke dalam sel tuan rumah
6. Identifikasi sel yang mengandung molekul DNA rekombinasi.

0 komentar:

Poskan Komentar