Welcome to my Blog

hanya sebuah blog sederhana dari seorang
pemula dan seorang pembelajar,
mencintai BIOLOGI adalah mencintai
dan mensyukuri keindahan,
keajaiban
serta keagungan Sang Maha Pencipta...
maka belajar terus adalah sebuah proses
yang menyelaraskan semuanya.

MOLUSCA

Mollusca berasal dari bahasa latin molluscus = lunak. 
Organisme yang  memiliki tubuh lunak yang biasanya memiliki daerah
"kepala" dan "kaki" . Seringkali tubuh mereka ditutupi dengan exoskeleton keras, seperti  cangkang siput dan kerang atau penutup tubuh chitons berupa
lempengan/pelat. 
 
CIRI-CIRI MOLLUSCA 
-  bersifat heterotrof
-  ukuran tubuh multiselular dengan bentuk yang sangat bervariasi,  
   misalnya siput yang panjangnya hanya beberapa milimeter 
   dengan bentuk bulat telur, namun ada yang dengan bentuk torpedo 
   bersayap yang panjangnya lebih dari 18 m seperti cum-cumi raksasa.  
-  tidak mempunyai tulang belakang
habitat kosmopolit artinya dapat ditemukan  di air laut, air tawar 
   maupun di darat, terdapat di daerah kutub sampai daerah tropis. 
   Beberapa ada yang bersifat parasit.
-  lapisan embrionik berupa triploblastik selomata.
bentuk tubuhnya simetri bilateral. 
-  bagian tubuh terdiri dari kaki, massa viseral, dan mantel
    - kaki  berfungsi untuk bergerak merayap atau menggali. 
      Pada beberapa molluska kakinya ada yang termodifikasi menjadi 
      tentakel yang berfungsi untuk menangkap mangsa.
    - Massa viseral adalah bagian tubuh mollusca yang lunak.
      Massa viseral merupakan kumpulansebagaian besar organ tubuh 
      seperti pencernaan, ekskresi, dan reproduksi.
    - Mantel berupa rongga tempat pertukaran udara dan  yang berisi
      cairan.Cairan tersebut merupakan lubang insang, lubang ekskresi,
      dan anus.  Selain itu,  mantel  mensekresikan bahan penyusun
      cangkang pada mollusca yang bercangkang (lapisan mutiara)
sistem syaraf  dengan tiga simpul saraf yaitu ganglion serebral 
   (berupa syaraf cincin yang mengelilingi esofagus/cincin sirkum esofagus), 
    ganglion visceral dan ganglion pedal.  Tingkat tertinggi perkembangan
    sistem saraf ditemukandi kelas Cephalopoda (gurita, cumi-cumi, dan
    nautilus).   
-  sistem peredaran darah terbuka, kecuali pada Chepalopoda
    Darah beredar melalui filamen insang, dimana pertukaran karbon
    dioksida dan oksigen terjadi antara darah dan air mengalir di atas
    permukaan insang. Ketika darah mengandung beroksigen berwarna
    kebiruan, ketika terdeoksigenasi darah tidak berwarna.
    Hanya beberapa molluska memiliki hemoglobin dalam darah mereka. 
-  organ ekskresi berupa ginjal 
-  organ pernapasan berupa paru-paru (pulmo)untuk mollusca yang hidup 
   di darat, epidermis, insang atau mantel
   dan insang merupakan alat pernapasan untuk mollusca yang hidup di air
-  beberapa mollusca memiliki rahang dan gigi pada lidahnya
   (lidah parut/radula)
-  reproduksi secara seksual dengan bertelur, individu jantan dan 
   betina sudah terpisah tetapi ada juga yang hermaprodit seperti becicot
   (Achatina fulica). Fertilisasi dilakukan secara internal dan eksternal .
   Telur berkembang menjadi larva yang disebut larva trokofor kemudian
   berkembang  menjadi individu dewasa.   



KLASIFIKASI
Mollusca merupakan filum terbesar dari kingdom animalia, dengan struktur 
tubuh sangat bervariasi. Berdasarkan struktur kaki, cangkok, mantel, 
insang, simetri tubuh, Mollusca dibedakan menjadi enam kelas yaitu :
Amphineura, Monoplachophora, Gastropoda, Scapopoda, Bivalvia 
dan Cephalopoda.   


1. Amphineura   
        a. semua anggota kelas Amphineura hidup di laut dan pada 
          umumnya melekat pada dasar perairan. 
      b. tubuhnya berbentuk pipih memanjang, tidak berkepala, tidak 
          bertentakel.
      c. pada bagian punggungnya terdapat cangkang yang tersusun atas 
          beberapa (biasanya delapan) lempeng berlapis yang saling tumpang 
          tindih seperti genting. 
      d. Di dalam mulutnya terdapat radula. 
      Contoh kelas Amphineura: Chiton sp dan Chaetopleura apiculata

STRUKTUR CHITON
Chiton sp







Chaetopleura apiculata

2. Monoplachophora
       Kelas ini diciptakan untuk genus Neopilina , molluska yang 
       ditemukan pada 1952, ketika spesimen dikeruk dari parit yang 
       dalam di lepas pantai Pasifik Amerika Tengah.  
       Neopilina dianggap molluska primitif dengan struktur internal 
       tersegmentasi dan dianggap untuk menunjukkan hubungan 
       antara moluska dan annelida.
       ciri-ciri :
       a. panjang kurang lebih sekitar 1 inci (2,5 cm)  
       b. bilateral simetris
       c. kaki di bagian perut (ventral) memanjang
       d. ruang mantel dengan permukaan dorsal, tertutup oleh 8 lempeng/
           kepingan dari zat kapur, sedangkan permukaan lateral mengandung
           banyak insang.
       e. sistem saraf terdiri dari cincin sirkum esofagus 
       f.  mempunyai fase larva trokoper.
       g. hermafrodit (berkelamin dua), dan fertilisasi terjadi secara eksternal
          (pertemuan sel teur dan sperma terjadi di luar tubuh).   
STRUKTUR NEOPILINA


Neopilina sp


3. Gastropoda
         gaster = perut, podos = kaki : hewan yang menggunakan perut 
       sebagai alat lokomosi (gerak).
       Ciri-ciri gastropoda :
       a. pada awal perkembangan (embrio) bilateral simetris, tetapi 
           pada perkembangan berikutnya mengalami peristiwa torsi  
           (peristiwa memutarnya cangkang beserta mantel, massa 
            visceral dan rongga mantel sampai 180o berlawanan arah jarum 
            jam terhadap kaki dan kepala)
       b.  pada kepala terdapat dua pasang tentakel sebagai alat pembau 
            (tentakel yg pendek) dan sebagai alat penglihat (tentakel yang 
            panjang)
       c.  pada mulut terdapat lidah parut (radula)
       d.  memiliki bukaan cangkang yang disebut dengan aperture. Bukaan 
           cangkang tersebut bisa berupa bukaan cangkang sebelah kanan
           (dekstral) maupun bukaan cangkang sebelah kiri (sinistral). 
       e.  Lapisan cangkang terdiri dari 4 macam lapisan, yaitu periostrakum, 
            prismatik, lamella dan nakreas.
       f.   Bentuk khas kaki gastropoda ialah telapak kaki yang datar yang 
            terdapat silia dan berbagai kelenjar yang dapat menghasilkan lendir 
            yang dapat berfungsi untuk merayap pada substrat.
       g.  peredaran darah terbuka, jantung terdiri satu serambi satu bilik
           dengan darah berwarna biru karena mengandung haemosianin
       h. bernafas dengan insang untuk gastropoda yang hidup di air, 
           gastropoda yang hidup di darat bernafas dengan paru-paru
       i.  habitat di air laut, air tawar dan darat.
       j. reproduksi hermaprodit dengan alat kelamin berupa ovotestes yang 
          dapat menghasilkan ovum dan sperma sekaligus tetapi tidak dapat
          terjadi autofertilisasi  

       Contoh gastropoda:
       Achatina pulica (bekicot)
       -  Bellamya javanica (tutut/keong sawah) 
       -  Pila ampullacea pilidae (keong sawah dengan 
           cangkang lebih membundar)
       -  Helix pomata (siput kebun)
       -  Vaginula sp (siput darat telanjang sering keliru dianggap lintah)
       -  Teredo navalis (hidup di laut merusak kapal kayu)
       

Achatina fulica



Helix pomatia



         
Bellamya javanica


Pila ampullacea pilidae

 

Teredo navalis






STRUKTUR GASTROPODA

ANATOMI SIPUT


4.  SCAPHOPODA
        - merupakan kelas terkecil dari Mollusca memiliki lebih dari 350 
          spesies. Para ahli menyebutnya sebagai hewan atau organisme 
          yang primitif
        - habitat hanya hidup di laut atau di pantai yang berlumpur, 
          terpendam dalam pasir
        - Cangkangnya tajam, berbentuk silinder, taring, belalai atau terompet 
          yang kedua ujungnya terbuka, karena disesuaikan dengan tempat 
          hidupnya. Cangkang ini berfungsi untuk melindungi tubuhnya yang 
          sangat lunak. Hewan ini mempunyai kebiasaan membenamkan diri 
          di pasir pantai.    
       - berwarna putih - coklat atau putih - hijau.
       - Panjang tubuhnya sekitar 2 mm - 15 cm. 
       - Dekat mulut terdapat tentakel kontraktif bersilia, yang berfungsi
         sebagai alat peraba dan untuk menangkap mikroflora maupun
         mikrofauna
       - Sirkulasi air untuk pernafasan digerakkan oleh gerakan kaki dan silia
       - pertukaran gas terjadi di mantel, dimana oksigen diserap secara 
          langsung ke dalam sirkulasi darah. 
       - tidak memiliki insang, juga tidak memiliki jantung dan pembuluh darah 
          yang memompa dan mengalirkan darah. 
       - mempunyai kelamin terpisah. Baik yang jantan maupun yang betina,
          melepaskan sperma dan telurnya secara langsung ke dalam air.
struktur Scaphopoda
         

Dentalium sp

5.  BIVALVIA/PELECYPODA/    
     LAMELLIBRANCHIATA
        Memiliki cangkok terdiri dari dua katup (bi=dua, valve=katup), dengan
       kaki pipih (pelecy=kapak, podos=kaki) dan memiliki insang yang 
       berlapis-lapis/lembaran (lamelli=berlapis/lembaran, branchiate=insang)
       a. Cangkok/cangkang berfungsi untuk melindungi tubuh, cangkoknya 
           dapat membuka dan menutup dengan menggunakan otot aduktor. 
           Bagian dorsal tebal dan di bagian ventral tipis, di bagian anterior 
           ditemukan umbo (bagian yang membesar/menonjol) dan dibagian 
           posterior berupa punggung.
           Cangkok/cangkang memiliki lapisan yang terdiri dari:
           - periastrakum : 
             lapisan paling luar tersusun atas zat tanduk/kitin berfungsi untuk 
             pelindung
           - prismatik 
             lapisan tengah tersusun atas kristal kalsium karbonat (CaCO3)
             berbentuk prisma
           - nakreas
             lapisan paling dalam tersusun oleh kalsium karbonat yang tipis 
             dan paralel dengan textur warna mengkilat  halus berfungsi 
             menghasilkan sekret lapisan mutiara
       b. Kaki menyerupai kapak yang pipih (Pelecypoda) yang dapat 
           dijulurkan ke luar berfungsi untuk merayap dan menggali lumpur 
           atau pasir 
       c. bernafas dengan insang yang berlapis-lapis
       d. jantung terdiri dari sepasang bilik dengan peredaran darah terbuka
       e. Sistem pencernaan dimulai dari mulut melalui sifon ventral, 
           kerongkongan, lambung, usus dan akhirnya bermuara pada anus. 
           Anus ini terdapat di saluran yang sama dengan saluran untuk 
           keluarnya air.
        f. sistem saraf terdiri dari ganglion anterior (dekat lambung), ganglion 
             pedal di kaki dan ganglion posterior di sebelah bawah otot adductor
           posterior
        g. terdapat alat keseimbangan (statokis) di dekat ganglion pedal
        h. reproduksi secara seksual, memiliki kelamin terpisah atau berumah
            dua.
           Umumnya pembuahan dilakukan secara eksternal. Zigot yang terbentuk
           Selanjutnya akan membentuk larva glosidium


struktur tubuh Bivalvia


struktur cangkang bivalvia



Siklus hidup Bivalvia

       Beberapa contoh bivalvia:
       1. Meleagrina margaretifera (kerang mutiara)
       2. Pictada mertensi (kerang mutiara)
       3. Tridacna gigas (kerang raksasa/kima)
       4. Mytilus viridis (kerang hijau)
       5. Ensis arquatus (kerang bambu)
       6. Anadara granosa (kerang darah)
       7. Anadonta woodiana (kijing)
       8. Corbicula sp (remis/kerang air tawar)


Kerang mutiara


Tridacna gigas (kerang raksasa/kima)


Mytilus viridis (kerang hijau)


Ensis arquatus (kerang bambu)

Anadara granosa (kerang darah)

Anodonta woodiana (kijing)

Corbicula sp (remis)


6.  CEPHALOPODA
         
       merupakan moluska yang memiliki alat gerak berupa tentakel pada 
       bagian anterior (kepala) sehingga disebut Cephalopoda (cephal=
       kepala, podos=kaki)
       Ciri-cirinya adalah sebagai berikut:
       a. habitat di air laut
       b. tubuh lunaknya diselimuti oleh lapisan pelindung tebal yang disebut
           mantel tanpa cangkang kecuali Nautilus
       c. tubuh berbentuk gelendong (streamline) dengan otot yang cukup
           kuat sehingga memiliki kemampuan bergerak yang sangat cepat di
           air
       d. Kulit mengandung zat kromatofor sehingga dapat berubah warna sesuai
           dengan lingkungan hal ini bermanfaat untuk penyamaran (kamuflase)
       e. Di bagian chepal terdapat cerobong penyemprot air yang berfungsi 
           sebagai alat kendali saat bergerak. Air disemprotkan dari bagian 
           rongga mantel
       f.  memiliki 8 - 10 kaki di sekitar mulut yang termodifikasi menjadi
           tentakel
       g. Tentakel berfungsi untuk menggerakan tubuh. Gerakan tubuh didukung
           juga oleh semburan air yang keluar dari rongga mantel
       h. Memiliki alat pencernaan yang lengkap ditambah dengan organ 
           pencernaan tambahan berupa kelenjar ludah, pankreas dan hati. 
           Makanannya dapat berupa udang-udang kecil, molluska lain dan ikan-
           ikan kecil.
       i.  Sistem peredaran darah ganda (terdapat dua macam jantung yaitu 
           jantung sistemik yang memompa darah ke seluruh tubuh dan 
           jantung insang yang memompa darah ke insang untuk mengikat 
           oksigen. Peredaran darah tertutup .  Darah berwarna biru 
           karena mengikat Cu bukan Fe. Pada
       j.  Alat eksresi berupa nefridia berbentuk segitiga, terdapat juga kantung
           yang berisi cairan serupa tinta yang akan dikeluarkan melalui sifon
           jika dalam keadaan terancam. 
       k.  reproduksi secara seksual dengan alat kelamin jantan dan betina
            terpisah (dioceus)
        
       Contoh Chepalopoda yang representatif adalah Cumi-cumi (Loligo sp).
       Selain itu kita juga mengenal gurita (Oktopus sp), sotong (Sepia sp),
       dan mollusca bercangkang Nautilus sp



Loligo sp


ANATOMI CUMI-CUMI

Perbedaan cumi-cumi jantan dan cumi-cumi betina


Oktopus sp



Sepia officinalis


Nautilus pompilus





1 komentar:

Ghina Allam N. mengatakan...

schapopoda bernafas dengan apa?

Poskan Komentar